BRMP Sulut Audiensi Perkuat Sinergi Program Kementerian Pertanian
Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan audiensi resmi di Boroko pada (26/5/2026). Rombongan lembaga tersebut bertemu langsung dengan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Sirajudin Lasena di ruang kerja jabatan. Kegiatan di laksanakan dalam rangka memperkuat koordinasi pelaksanaan program strategis pertanian. Pertemuan tersebut menjadi sarana penyatuan visi antara pihak pusat dan pemerintah daerah.
Pertemuan ini menjadi langkah penting pembangunan komunikasi kelembagaan yang kokoh dan teratur. BRMP Sulut membangun hubungan kerjasama yang erat dengan instansi pemerintah daerah setempat. Kedua belah pihak menyamakan persepsi terkait pelaksanaan kebijakan pertanian nasional di wilayah tersebut. Sinergi ini akan mempermudah proses pelaksanaan seluruh kegiatan yang telah direncanakan.
Pihak BRMP Sulut memaparkan sejumlah program unggulan Kementerian Pertanian dalam pertemuan tersebut. Materi yang disampaikan mencakup program hilirisasi kelapa, Luas Tambah Tanam (LTT), dan Bantuan Pemerintah (Banper). Mereka juga menjelaskan program perbenihan padi serta sistem pertanian modern tingkat lanjut. Seluruh program tersebut menjadi prioritas nasional demi mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan.
Sirajudin Lasena menyambut baik kedatangan rombongan BRMP Sulut dengan sikap terbuka. Beliau menyatakan komitmen penuh pemerintah daerah terhadap pelaksanaan seluruh program yang direncanakan. Pemerintah Kabupaten akan memberikan dukungan sarana maupun prasarana di lokasi pelaksanaan kegiatan. Langkah nyata ini menjamin kelancaran proses penerapan program hingga ke tingkat petani.
Direktur Wilayah (Dirwil) BRMP Sulut Steivie Karouw menegaskan peran penting kerja sama kedua belah pihak. Dirwil menyampaikan bahwa sinergi lembaga teknis dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan transformasi pertanian. Pihaknya menghadirkan tidak hanya program kerja, tetapi juga solusi teknologi yang tepat guna. Pendampingan intensif akan mereka berikan agar manfaat program dirasakan langsung oleh masyarakat tani.
Penyampaian materi dan diskusi berlangsung secara hangat serta penuh rasa saling mendukung. Kedua pihak membahas rincian teknis pelaksanaan agar sesuai dengan kondisi dan potensi wilayah. Pemerintah daerah menyampaikan kebutuhan nyata petani sebagai dasar penyesuaian program kerja. BRMP Sulut merespons masukan tersebut dengan solusi yang aplikatif dan mudah diterapkan.
Audiensi ini diharapkan menjadi dasar kuat kerja sama jangka panjang antarlembaga terkait. Kolaborasi yang terjalin akan mendorong peningkatan hasil produksi sektor pertanian secara signifikan. Langkah ini turut memperkuat ketahanan pangan daerah serta meningkatkan taraf hidup petani. Seluruh pihak berharap kegiatan ini membawa kemajuan nyata bagi wilayah Sulut.